BANÁN #4: "By gaining global 'sympathy,' we will enhance Japan's brand power and strengthen Japan's soft power by increasing the number of foreigners who have a love for Japan (Japan fans)."
[Pemantik: Saat menonton 10 Dance , aku mempertanyakan bagaimana bisa Jepang “meminjam” produk budaya Kuba dan menampilkan sebagaimana bisa disaksikan dalam film tersebut? Aku terheran-heran, kenapa Jepang begitu sering meminjam tanpa konsekuensi ataupun accountability ? Apakah peminjaman itu termasuk appropriation ? Apakah peminjaman itu punya konteks sosiopolitis atau historis tertentu? Seberapa banyak dari peminjaman itu yang termasuk representasi? Representasi seperti apakah yang diniatkan oleh Jepang? Atau, seperti Haruki Murakami dalam perbincangannya dengan Mieko Kawakami, kebanyakan creator Jepang cenderung bernalar dangkal yang melakukan sesuatu out of habit ? Namun, kenapa habit itu seolah tidak pernah ditantang dan ditentang status quo -nya?] *** Mencuci piring bisa jadi hal yang menenangkan untuk dilakukan. Sensasi sejuknya air menyentuh kulit. Perasaan lega melihat yang kotor dan berserakan menjadi bersih dan tertata. Benar, mencuci piring bisa jadi hal yang menenang...